Entri Populer

Sabtu, 04 Desember 2010

Sssttt .. kini Abah Jovo punya teman cewe !! Prikitiew ..

Mantan pelatih
kepala Persib, Jovo
Cuckovic kembali
hadir ditengah-
tengah tim Persib
saat uji coba
melawan klub
intern, Saint Prima.
Jika sebelumnya
Jovo selalu sendiri,
kali ini ia
membawa
temannya. Seorang
wanita asal Serbia
yang sedang
menimba ilmu di
ITB bernama Ivana
Stojakovic.
Jovo bersama Ivana
Pada wawancara
wartawan dengan
manajer H Umuh
Muhtar, Jovo
ditegaskan Umuh
sudah
menandatangani
kesepakatan kerja
bersama Persib
sebagai penasehat
teknis. “Nanti
tugas dia untuk
Persib adalah untuk
menganalisis
permainan, baik itu
permainan tim
ataupun permainan
lawan yang sedang
dan akan dihadapi
Persib,” ujar H
Umuh Muhtar di
stadion Siliwangi,
Bandung.
Sementara pada
kesempatan yang
sama, pelatih
kepala Persib yang
baru, Daniel Roekito
mengatakan
bahwa dengan
adanya Jovo, maka
dapat meringankan
kerjanya sebagai
pelatih kepala.
Karena ia bisa
mendapatkan
masukan-masukan
yang berkaitan
dengan hal teknis.
“Untuk cara
kerjanya saya rasa
tidak masalah.
Saya juga pernah
bertugas sebagai
direktur teknis
sewaktu di Persiba
Balikpapan,”
lanjutnya.
Pada kesempatan
lain, Jovo Cuckovic
yang dibantu oleh
Ivana mengatakan
bahwa ia tidak
mempunyai
masalah ketika
disodorkan posisi
sebagai penasehat
teknis Persib
Bandung. Sebagai
seorang
profesional, Jovo
setuju saja apa
yang ditugaskan
klub kepadanya.
“Sekarang
tugasnya adalah
menonton
pertandingan
sebari membuat
research dan
analisis teknis
untuk diberikan
kepada pelatih. Dia
juga mengaku siap
menjalankannya
dan merasa tidak
ada masalah
karena sebelumnya
ia pernah bekerja
seperti ini,” ujar
Ivana
menerjemahkan
perkataan Jovo.
Jovo sendiri hanya
terlihat senyam
senyum ketika
Ivana memaparkan
apa yang ada
dipikirannya.
Pelatih yang
berasal dari
Beograd ini merasa
komunikasinya
yang selama ini
kerap menghalangi
bisa sedikit teratasi
dengan hadirnya
seorang teman
yang juga bisa
berbahasa
Indonesia. “Saya
senang,”
jawabnya singkat.

Prikitiew ... 

NB :
Kenapa H. Umuh slalu menyebut 'penasehat teknis', bukan 'direktur teknik' ??!!
Apa mungkin takut kesaingan, soalnya kan DIREKTUR lebih tinggi dari MANAGER. Jadi, klo nyebut PENASEHAT biar orang pada tau Abah Jovo bawahannya .. hhehehe
bisaan euy !







Tidak ada komentar:

Posting Komentar